icon
Berita Komunitas Toko
Kembali ke pusat berita

Anybrain: 51% studio melaporkan penurunan pemain dan pendapatan akibat kecurangan

Anybrain: 51% studio melaporkan penurunan pemain dan pendapatan akibat kecurangan

Poin utama

  • 51% dari 250 studio AS/UK melaporkan penurunan pemain atau pendapatan akibat kecurangan
  • Pasar global jasa kecurangan diperkirakan mencapai $8,5 miliar
  • 93% studio punya tim anti-cheat khusus; 88% akan naikin investasi
  • 73% tanpa anti-cheat berencana implementasi dalam setahun; 92% optimis meski ada masalah

Laporan Anybrain berjudul *The Rise of Cheating as a Service* menunjukkan bahwa 51% pengembang yang disurvei menyatakan kecurangan telah menyebabkan penurunan retensi pemain atau pendapatan yang terukur. Survei ini melibatkan 250 studio yang bermain game kompetitif online di AS dan Inggris. Penelitian ini memperkirakan skala ekonomi kecurangan mencapai $8,5 miliar secara global. Laporan ini juga mencatat kasus tahun 2021 di mana seorang pengembang cheat dilaporkan menghasilkan $77 juta dari satu game.

Kecurangan kini sudah jadi ekosistem layanan yang profesional, dengan langganan, boosting, dan manipulasi ekonomi dalam game jadi pendorong utama. Tiga dari empat studio (76%) sudah menerapkan anti-cheat bentuk apa pun, dengan proteksi sisi klien jadi cara paling umum sebanyak 50%. Anti-cheat berbasis AI dipakai 48% studio dan solusi pihak ketiga 42%. Banyak pengembang yang gabungkan beberapa sistem sekaligus. Meski sudah tersebar luas, 45% responden bilang penipu masih nemu cara lolos proteksi, dan 58% melaporkan komplain komunitas soal kecurangan.

Anti-cheat sendiri malah bikin pusing. Mayoritas, 55%, melaporkan masalah teknis akibat perangkat lunak anti-cheat, sementara 31% bilang false positive bikin pemain tak bersalah dibanned. Balasan komunitas soal pilihan anti-cheat ngaruh ke 37% studio. Pilihan staf dan anggaran udah bentuk respon: 93% studio punya tim anti-cheat khusus, 47% pengembang dengan anti-cheat lanjut setelah dapat anggaran khusus, 15% lagi sekarang nggak punya tim khusus, dan 12% bilang anti-cheat terlalu mahal. Di studio tanpa anti-cheat, 25% bilang belum nemu solusi yang jalan, 22% ngotot soal kekhawatiran umpan balik komunitas, dan 22% lagi bilang nggak percaya ada masalah kecurangan.

Rencana investasi condong kuat ke arah memperkuat pertahanan: 88% studio yang disurvei berencana naikin pengeluaran anti-cheat dalam 12 bulan ke depan, dan 44% tim yang rencananya langkah berikutnya lebih suka solusi berbasis AI, dengan opsi pihak ketiga 42% dan sistem kernel-level internal 33%. Perhatikan, 73% pengembang yang sekarang nggak punya anti-cheat lagi mikirin mau implementasi dalam setahun ke depan, dan 92% semua responden tetap optimis kecurangan bisa dihilangkan akhirnya meski ini masalah komersial global yang bikin nggak nyaman.

Mengapa ini penting

Poin penting: studio udah mulai perlakuan anti-cheat sebagai item operasional — 93% punya tim khusus dan 88% berencana investasi lebih tinggi tahun depan — yang bikin pengeluaran anti-cheat dan talenta jadi medan perang singkat paling jelas buat game multiplayer yang lawan pasar kecurangan global sekitar $8,5 miliar.

Sumber asli

PocketGamer.biz

Berita terkait