icon
Berita Komunitas Toko
Kembali ke pusat berita

Netflix akan menutup Night School dan Moonloot, serta memangkas peran di tim game internalnya

Netflix akan menutup Night School dan Moonloot, serta memangkas peran di tim game internalnya

Poin utama

  • Netflix akan menutup Night School (Los Angeles) dan Moonloot (Helsinki)
  • Night School bergabung 2021 dan merilis Unhinged 6 minggu lalu
  • Moonloot didirikan di Helsinki 2022
  • Netflix sebelumnya menutup Team Blue (2024), Boss Fight (Okt), dan menjual Spry Fox (Des)

Berdasarkan laporan GameFile, Netflix mengumumkan kepada karyawan bahwa studio Los Angeles Night School dan studio Helsinki Moonloot akan ditutup. Perusahaan menjelaskan perubahan organisasi ini sebagai langkah untuk lebih fokus pada game anak, game pesta, judul berbasis cerita, serta game dengan daya tarik mainstream, salah satunya adalah judul FIFA yang baru saja dirilis.

Night School bergabung dengan Netflix pada 2021 dan baru saja merilis Unhinged, sebuah game horor first-person berdurasi 30 menit, hanya enam minggu lalu. CEO Netflix Greg Peters bahkan memuji rilis ini karena memiliki "angka yang sangat solid" saat panggilan investor. Sementara itu, Moonloot didirikan di Helsinki pada 2022. Perwakilan Netflix menyatakan, "Kami melihat peluang untuk lebih fokus dalam eksekusi, sehingga kami melakukan perubahan organisasi pada bisnis ini agar sesuai dengan prioritas tersebut."

Netflix juga mengonfirmasi bahwa mereka memangkas posisi di tim game internalnya, namun enggan mengungkapkan berapa banyak posisi yang terdampak. Dalam pernyataan perusahaan, Netflix mengucapkan terima kasih kepada rekan kerja yang terdampak: "Kami sangat berterima kasih kepada rekan kerja berbakat yang kita ucapkan selamat tinggal hari ini. Terima kasih atas semua kontribusi mereka untuk Netflix dan semoga yang terbaik bagi mereka." Penutupan studio ini mengikuti beberapa langkah sebelumnya: Team Blue ditutup pada 2024, Boss Fight ditutup bulan lalu Oktober, dan studio yang asik bernama Spry Fox dijual kembali ke pendirinya pada Desember.

Netflix mulai beralih dari pendekatan mobile-first ke arah game berbasis cloud yang bisa dimainkan di TV dan PC, di mana ponsel berfungsi sebagai kontroler. Perusahaan menyatakan bahwa game masih menjadi peluang untuk memperluas layanan bagi anggota, dan menyorot judul mainstream seperti rilis FIFA mereka sebagai bagian dari rencana baru.

Mengapa ini penting

Poin penting: Night School baru saja merilis judul yang dipuji hanya enam minggu sebelum studio ini ditutup. Ini adalah penutupan yang sangat cepat setelah rilis, hal yang pasti akan diperhatikan oleh para pemain dan pengamat studio. Hal ini juga menandai serangkaian keluarnya studio terbaru dan pergeseran platform yang jelas menuju game cloud di TV/PC.

Sumber asli

PocketGamer.biz

Berita terkait