Pengembang Mobile Melaporkan Penurunan Efektivitas Strategi Keterlibatan
Sebuah survei terbaru yang ditugaskan oleh ZBD mengungkapkan bahwa hingga 80% pengembang game mobile percaya strategi keterlibatan dan retensi mereka semakin kehilangan efektivitas. Survei yang melibatkan 195 pemimpin industri ini menemukan bahwa 45% responden kesulitan untuk mempertahankan dan melibatkan pemain yang menghabiskan uang dalam game mereka. Selain itu, 39% melaporkan kesulitan dalam mempersonalisasi pengalaman untuk berbagai segmen pemain. Banyak pengembang, khususnya 74%, memanfaatkan alat pemasaran siklus hidup seperti notifikasi push dan kampanye email, sementara persentase yang sama bergantung pada strategi keterlibatan yang didorong oleh komunitas. Selanjutnya, 71% studio melakukan acara dan promosi operasi langsung untuk menjaga keterlibatan pemain.
Namun, survei menunjukkan bahwa banyak pengembang merasa terhambat oleh ekspektasi dan perilaku pemain (40%), kendala teknis dan infrastruktur (38%), serta kekhawatiran bahwa inovasi dapat berdampak negatif pada indikator kinerja utama yang sudah ada (37%). Melihat ke depan, pengembang melihat personalisasi yang lebih baik sebagai peluang signifikan, dengan 45% mengarahkan pada alat penargetan dan segmentasi berbasis AI sebagai area yang paling menjanjikan untuk perbaikan. Hadiah dalam game dan sistem loyalitas mengikuti dengan dekat di angka 43%, sementara 37% menekankan perlunya kolaborasi yang lebih kuat antara tim produk, monetisasi, dan pemasaran.
Minat terhadap keterlibatan berbasis hadiah sangat mencolok, dengan 90% responden mempertimbangkan penerapan sistem hadiah dalam game, termasuk hadiah uang nyata. Di antara mereka, 31% sudah menguji fitur semacam itu, dan 38% berencana untuk meluncurkannya di masa depan. Setengah dari studio yang disurvei bertujuan untuk meningkatkan pengeluaran mereka untuk inisiatif retensi dan re-engagement, sementara 42% mengharapkan anggaran mereka tetap stabil. Selain itu, 82% pengembang menyatakan percaya diri dalam kemampuan mereka untuk mencapai tujuan retensi dan monetisasi.
Mengapa ini penting
John Wright, CEO Turborilla, mencatat bahwa game mobile tidak dapat terus mengandalkan pertumbuhan pembelian tanpa batas, karena biaya akuisisi pelanggan terus meningkat. Dia menekankan bahwa retensi telah menjadi strategi 'akuisisi pengguna baru', menyoroti pentingnya menciptakan nilai bagi pemain yang sudah diperoleh. Wright menyatakan, "Studio yang menang tidak akan menjadi yang memiliki kalender konten terbesar, tetapi yang dapat mengubah keterlibatan, loyalitas, dan monetisasi menjadi pengalaman yang secara aktif diinginkan pemain untuk kembali, berulang kali."
Sumber asli
PocketGamer.biz