icon
Berita Komunitas Toko
Kembali ke pusat berita

Pemimpin Generasi Berikutnya Membentuk Industri Game Inggris

Pemimpin Generasi Berikutnya Membentuk Industri Game Inggris

Sektor game Inggris sedang menyaksikan lonjakan bakat baru karena lebih dari 100 pemimpin industri masa depan dinyatakan oleh rekan-rekan mereka, menyoroti generasi inovator baru yang dinamis. Menurut Nick Poole, CEO Ukie, Inggris tetap menjadi lokasi utama untuk pengembangan game berkat kumpulan bakat teknis, kreatif, dan kepemimpinan yang kaya. Sekitar sembilan bulan yang lalu, Poole mencari masukan mengenai siapa yang akan membentuk masa depan video game, menghasilkan daftar nominasi yang luar biasa, yang menunjukkan beragam kontribusi terhadap industri.

Tokoh-tokoh penting termasuk MJ Lewis, seorang Produser di Kepler Interactive, yang diakui karena keterlibatannya dalam beberapa rilis yang paling ditunggu tahun ini, dan Abi Le Guilcher, seorang ahli pemasaran influencer cerdas di Future Friends Games. Harvey Hayman, pendiri Studio Morgan, secara konsisten muncul dalam daftar berkat upayanya dalam memfasilitasi jaringan kolaboratif melalui inisiatif seperti Good Game Dev Club dan IGDA London. Moo Yu, Direktur Kreatif di Team Artichoke, dikenal karena karyanya yang diakui pada judul indie Mythmatch, yang menantang narasi game konvensional.

Sebut juga Sally Blake, CEO Silent Games di Newcastle, yang memanfaatkan keahlian produksinya untuk membantu studio di seluruh Inggris, dan Jade Fern-Gadd, pemimpin tim pengembang di Medieval Snail Games, yang dikenal karena perannya yang mendukung dalam komunitas pengembang. Nominasi mencerminkan rasa kebersamaan yang kuat di antara generasi baru ini, yang secara kolektif menghadapi tantangan seperti kehilangan pekerjaan dan investasi pelatihan yang tidak memadai.

Meskipun ada hambatan ini, Audit Keterampilan Kreatif terbaru menunjukkan bahwa 62% pemberi kerja di industri game mengantisipasi perluasan angkatan kerja mereka dalam tiga hingga lima tahun ke depan, menegaskan potensi pertumbuhan di sektor ini. Namun, lanskap ini diperumit oleh laporan yang menunjukkan bahwa hampir satu juta pemuda di Inggris saat ini tidak dalam pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan (NEET). Situasi ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk memelihara bakat baru dan memastikan bahwa potensi mereka tidak diabaikan.

Program-program seperti DunDev, Transfuzer, Limit Break, Program Pertumbuhan Video Game Ukie, dan Techscaler Hub di Dundee telah diakui perannya dalam menutup kesenjangan keterampilan. Selain itu, jaringan regional seperti Games Republic, Game Changers di Liverpool, dan Manchester Games Network menyediakan platform penting untuk kolaborasi dan pengembangan.

Mengapa ini penting

Kumpulan bakat game Inggris, yang dibina selama empat dekade, tidak hanya harus bergantung pada pencapaian masa lalu tetapi juga harus secara aktif berinvestasi dalam ide-ide segar dan pemimpin masa depan. Sangat penting untuk menciptakan lingkungan finansial yang memberdayakan studio untuk berinvestasi dalam tim mereka dan membina generasi pengembang game berikutnya.

Sumber asli

PocketGamer.biz

Berita terkait