Kancah Game Barcelona: Kemajuan dan Tantangan Satu Tahun Kemudian
Setahun setelah panel pusat permainan global di PGC Barcelona, lanskap game di kota ini terus berkembang namun masih menghadapi beberapa tantangan yang persisten. Arus bakat tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dengan Catalonia kini menjadi rumah bagi 262 perusahaan game dan mempekerjakan lebih dari 5.100 orang, yang menyumbang sekitar 53% dari pendapatan game Spanyol. Namun, kesenjangan pendanaan yang diidentifikasi oleh panelis tahun lalu tetap menjadi isu mendesak, meskipun miliaran beredar di industri yang lebih luas.
Saat diskusi dilanjutkan di Pocket Gamer Barcelona 2026 pada 15 dan 16 Juni, para pemimpin industri dari perusahaan seperti Patrones & Escondites, Digital Legends, Gameloft Barcelona, Piccolo Studios, dan Ubisoft Barcelona Mobile akan mengeksplorasi apakah Barcelona telah mengukuhkan statusnya sebagai pusat permainan global. Di Pocket Gamer Connects Barcelona pertama pada Juni 2025, sebuah panel yang menampilkan tokoh-tokoh penting dalam game mobile dari King, Scopely, Rovio, FunPlus, dan inkubator GameBCN membahas transformasi kota ini.
Merefleksikan perkembangan tahun lalu, Luis de la Cámara dari Rovio memberi kredit kepada King karena telah menempatkan Barcelona di peta, yang mengarah pada 'efek bola salju' saat studio-studio baru muncul. Manajer umum King, Oriol Canudas, menggambarkan strategi mereka sebagai risiko yang diperhitungkan yang memberikan hasil positif. Pertumbuhan terus berlanjut, dibuktikan dengan ekspansi tim Barcelona Larian Studios untuk proyek pasca-Baldur's Gate 3 dan peluncuran Europa Universalis V oleh Paradox Interactive dari studio lokal Tinto pada akhir 2025.
Lanskap pendanaan tetap menjadi perhatian. Pendiri GameBCN Simón Lee menyoroti kelemahan utama dalam ekosistem: meskipun ada spesialisasi, teknologi, dan dukungan institusi, kurangnya pendanaan masih menghambat pertumbuhan. De la Cámara menunjuk pada selera investasi kawasan Teluk dalam game sebagai sumber pendanaan masa depan yang potensial, meskipun angka saat ini untuk modal ventura lokal tetap rendah.
Di bidang kreatif, Canudas berargumen melawan anggapan ketinggalan zaman bahwa Barcelona hanyalah studio layanan. Percakapan telah beralih ke apakah kota ini dapat menghasilkan lebih banyak hit global yang orisinal. Sementara perusahaan lokal seperti Socialpoint telah membangun waralaba sukses seperti Dragon City dan Monster Legends, dan Nomada Studio telah mendapatkan pujian untuk judul orisinal seperti GRIS dan Neva, kawasan ini masih berupaya untuk meningkatkan portofolio kekayaan intelektualnya yang berasal dari dalam negeri.
Mengapa ini penting
Singkatnya, tiga tema utama telah muncul: trajektori pertumbuhan yang memposisikan Barcelona sebagai pusat permainan yang signifikan, kesenjangan pendanaan yang terus berlanjut yang membatasi potensi, dan kota yang semakin mampu menciptakan IP orisinal sambil mempertahankan kepemilikan. Acara PGC Barcelona yang akan datang akan membahas perkembangan ini, menawarkan wawasan tentang masa depan industri game di kawasan ini.
Sumber asli
PocketGamer.biz