icon
Berita Komunitas Toko
Kembali ke pusat berita

Mo Co belum seberapa sukses setelah reboot Mei; Supercell bilang penutupan 'jarang terjadi'

Mo Co belum seberapa sukses setelah reboot Mei; Supercell bilang penutupan 'jarang terjadi'

Poin utama

  • Rilis Maret 2025 eksklusif undangan, dibuka untuk semua Juli 2025
  • Pendapatan $6,7 juta dari sekitar 9 juta unduhan (AppMagic)
  • Pecahan pendapatan: AS 26%, Jepang 12%, Jerman 8%, Prancis 7%, Korea Selatan 5%

Mo Co, game berburu monster dari Supercell, ternyata belum seberapa sukses setelah direboot bulan lalu. Padahal studio Finlandia ini bilang penutupan total 'jarang terjadi'. Setelah tiga bulan rilis ulang, tim developer menulis di blog: "mo.co belum berjalan sebagaimana kita harapkan," sambil menyebutkan bahwa "sebagian aspek, seperti senjata baru dan perubahan gameplay, terlihat menjanjikan."

Di blog itu, tim juga membahas perilaku pemain. Mereka bilang siklus permainan ini "cepat jadi membosankan bagi sebagian besar pemain, sehingga mereka memutuskan untuk berhenti," tapi yang tetap bertahan punya waktu bermain "sangat lama" — ini bukan audiens luas yang main-main, tapi penonton spesifik yang suka main lama-lama. Supercell juga memperingatkan bahwa musim depan, dan kemungkinan besar musim setelahnya, bakal terganggu lagi karena tim sedang bereksperimen dengan sistem dan konten demi memperbaiki retensi pemain.

Supercell memberikan jawaban jujur soal kekhawatiran tentang mematikan game ini: "Bisakah game ini dimatikan? Itu masih skenario yang jarang terjadi. Kami punya banyak ide yang seru, dan kami yakin potensi mo.co besar. Namun, kami harus jujur dan transparan soal kemungkinan itu," tulis postingan tersebut. Sebagai konteks, Mo Co rilis bulan Maret 2025 dengan sistem undangan saja dari kreator atau Supercell, baru dibuka untuk semua orang bulan Juli. Game ini belum bisa menembus performa komersial yang biasa Supercel lakukan — data AppMagic menunjukkan pendapatan sekitar $6,7 juta dari sekitar 9 juta unduhan, dengan AS menyumbang 26% pendapatan, Jepang 12%, Jerman 8%, Prancis 7%, dan Korea Selatan 5%.

Supercell membandingkan pendapatan Mo Co dengan Squad Busters yang sudah ditutup, tapi secara tidak langsung. Catatan bahwa Mo Co "menghasilkan uang relatif sedikit untuk game Supercell" muncul setelah Squad Buters tutup setelah kurang dari setahun rilis. Perusahaan ini bilang Mo Co tidak akan ditutup sekarang dan sedang mengalami perombakan besar, yang justru adalah hasil kerja dari reboot Mei lalu.

Mengapa ini penting

Poin pentingnya: siapkan diri untuk lebih banyak perubahan sebelum stabilitas benar-benar tercapai. Tim berencana melakukan perubahan lebih lanjut pada mekanik dan musim sambil berusaha menarik lebih banyak pemain, dan angka AppMagic menunjukkan jelas celah finansial yang harus ditutup game ini — jadi pemain yang mengikuti musim-musim berikutnya sebaiknya siapkan jadwal yang terputus-putus karena studio sedang mencoba memperbaiki masalah.

Sumber asli

MobileGamer.biz

Berita terkait