Pengembang Cina Tantang Apple Terkait Biaya App Store
Sebuah koalisi yang terdiri dari 48 pengembang iOS di Cina telah mengajukan keluhan anti-monopoli terhadap Apple, menargetkan tarif komisi App Store perusahaan dan dominasi pasar. Para pengembang mendesak Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar Cina untuk menyelidiki Apple, mengklaim bahwa raksasa teknologi tersebut belum memenuhi janjinya untuk menawarkan tarif komisi terendah di pasar Cina.
Meskipun Apple baru-baru ini mengurangi tarif komisi standar App Store di Cina dari 30% menjadi 25%, para pengembang berargumen bahwa tarif ini tetap berlebihan dan membatasi opsi distribusi dan pembayaran mereka. Keluhan yang disampaikan melalui surat terbuka ini menyoroti frustrasi yang terus berlanjut terhadap praktik Apple, dengan tuduhan bahwa pencipta lokal terus menanggung biaya tinggi.
Keluhan terbaru ini mengikuti sejarah tantangan hukum terhadap Apple di Cina, termasuk kasus tahun 2017 terkait penghapusan aplikasi dan komisi 30% pada transaksi dalam aplikasi. Sebuah gugatan terpisah yang diajukan oleh seorang konsumen Cina pada tahun 2021 mengenai biaya App Store ditolak oleh pengadilan Shanghai pada tahun 2024.
Mengapa ini penting
Apple juga menghadapi pengawasan serupa di pasar lain. Keluhan terbaru ini muncul setelah keputusan perusahaan untuk menurunkan komisi App Store di Brasil dan mendukung pasar aplikasi alternatif. Meskipun Apple telah melakukan penyesuaian di Cina, seperti mengurangi biaya pembaruan langganan dan tarif untuk pengembang yang memenuhi syarat di bawah program Mitra Bisnis Kecil dan Mini Apps dari 15% menjadi 12%, para pengembang berpendapat bahwa perubahan ini tidak cukup jauh. Mereka juga mendorong agar diperbolehkannya pasar aplikasi alternatif dan metode pembayaran yang berpotensi menurunkan komisi hingga serendah 5%.
Sumber asli
PocketGamer.biz